Minggu, 06 Maret 2011

SCOUT

Satuan Karya Pramuka (SAKA), Korps dalam Kepramukaan
Kalo di TNI ada yang namanya Korps atau Kesatuan, nah kalo di Pramuka juga ada nih kesatuannya jadi nggak Cuma gitu2 aja… Korps dalam Pramuka lebih dikenal dengan Satuan Karya atau disingkat SAKA.  Para siswa bisa memilih SAKA nya masing2 sesuai dengan keinginan, SAKA dibimbing langsung oleh instansi dan aparat pemerintahan setempat misalnya TNI, POLRI, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Kesehatan, dan BKKBN.  Berikut beberapa SAKA dalam Pramuka terutama tingkat Penegak dan Pandega :

1. Saka Bhayangkara

http://2.bp.blogspot.com/_zr54KVoqLyw/SHtiRb579nI/AAAAAAAAAG4/xtHoaj9vEDQ/s320/12.jpg
Satuan Karya Pramuka Bhayangkara adalah wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), guna menumbuhkan kesadaran berperan serta dalam pembangunan nasional.Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kebhayangkaraan.
Saka Bhayangkara ialah Satuan Karya terbesar dan paling berkembang di Indonesia.Saka Bhayangkara dapat dibentuk di hampir seluruh wilayah Kwartir di Indonesia, tidak terbatas pada suatu sumber daya atau kondisi alam.Dalam pelatihan Saka Bhayangkara, umumnya Gerakan Pramuka bekerjasama dengan pihak Kepolisian Republik Indonesia dan terkadang memperbantukan pihak Dinas Pemadam Kebakaran. Biasanya Saka Bhayangkara berada dibawah pembinaan POLRI.
Saka Bhayangkara meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Ketertiban Masyarakat (Tibmas)
  2. Krida Lalu Lintas (Lantas)
  3. Krida Pencegahan dan Penaggulangan Bencana
  4. Krida Tindakan Pertama Tempat Kejadian Perkara (TPTKP)
pada krida Pencegahan dan Penanggulangan Bencana terdapat 4 sub krida :
  1. Subkrida PASKUD (Pasukan Berkuda)
  2. Subkrida PASKAN (Pasukan Anjing Pelacak)
  3. Subkrida DAMKAR (Pemada Kebakaran)
  4. Subkrida SAR (Search And Rescue)

2. Saka Dirgantara

http://2.bp.blogspot.com/_gLO19-u-4G4/SpH0pxc3ruI/AAAAAAAAA0E/6nhiXhpO9tE/s320/DIR.jpg
Satuan Karya Pramuka Dirgantara adalah wadah kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang kedirgantaraan guna menumbuhkan kesadaran untuk membaktikan dirinya dalam pembangunan nasional. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang kedirgantaraan, umumnya saka ini hanya berada di wilayah yang memiliki potensi kedirgantaraan atau memiliki landasan udara.
Pelatihan Pramuka Saka Dirgantara umumnya memperbantukan para profesional di bidang kedirgantaraan, TNI AU pihak perusahaan penerbangan dan klub aeromodelling. Pelatihan biasanya diadakan di sebuah Pangkalan Udara tertentu.
Saka Dirgantara meliputi 3 krida, yaitu:
  1. Krida Olahraga Dirgantara (ORGIDA)
  2. Krida Pengetahuan Dirgantara
  3. Krida Jasa Kedirgantaraan
Krida Olah Raga Dirgantara mempunyai 5 SKK, yaitu:
  1. Terbang Bermotor
  2. Terbang Layang
  3. Aeromodelling
  4. Terjun Payung
  5. Layang Gantung
Krida Pengetahuan Dirgantara mempunyai 5 SKK, yaitu:
  1. Aerodinamika
  2. Pengaturan Lalu Lintas Udara (PLLU)
  3. Meteorologi
  4. Fasilitas Penerbangan
  5. Navigasi Udara
Krida Jasa Dirgantara mempunyai 4 SKK, yaitu:
  1. Teknik Mesin Pesawat
  2. Komunikasi
  3. Aerial Search And rescue
  4. Struktur Pesawat

3. Saka Bahari

Satuan Karya Pramuka Bahari adalah wadah bagi Pramuka yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa cinta dan menumbuhkan sikap hidup yang berorentasi kebaharian termasuk laut dan perairan dalam. Ialah Satuan Karya yang membidangi bidang Kelautan.
Pembinaan Saka Bahari bekerjasama dengan pihak TNI AL, Profesional di bidang Olahraga Air, Departemen Pariwisata dan Departemen Kelautan. Umumnya Saka Bahari hanya berada di wilayah yang memiliki potensi di bidang Bahari.
Saka Bahari meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Sumberdaya Bahari
  2. Krida Jasa Bahari
  3. Krida Wisata Bahari
  4. Krida Reksa Bahari

4. Saka Bhakti Husada

http://puskesmastanjungpinang.files.wordpress.com/2008/08/logo-saka.jpg?w=163&h=138
SATUAN KARYA PRAMUKA BAKTI HUSADA (SAKA BAKTI HUSADA) Satuan Karya Pramuka (Saka) Bakti Husada adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Saka Bakti Husada diresmikan pada tanggal 17 Juli 1985, dengan dilantiknya Pimpinan Saka Bakti Husada Tingkat Nasional. Tujuan dibentuknya Saka Bakti Husada adalah untuk mewujudkan kader pembangunan di bidang kesehatan, yang dapat membantu melembagakan norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan Pramuka dan masyarakat di lingkunganya. Kegiatan kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani peserta didik. Kegiatan pendidikan tersebut dilaksanakan sedapat-dapatnya dengan praktek berupa kegiatan nyata yang memberi kesempatan peserta didik untuk menerapkan sendiri pengetahuan dan kecakapannya dengan menggunakan perlengkapan yang sesuai dengan keperluannya. Yang dapat menjadi anggota Saka Bakti Husada adalah :
1. Pramuka penggalang, usia 14 tahun ke atas, yang sudah mencapai tingkat Penggalang Terap.
2. Pemuda berusia 16-23 tahun, dengan syarat khusus
3. Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
4. Pamong Saka dan Instruktur tetap.
Saka Bakti Husada meliputi 6 (enam) krida, yaitu :
1. Krida Bina Lingkungan Sehat
2. Krida Bina Keluarga Sehat
3. Krida Penanggulangan Penyakit
4. Krida Bina Gizi
5. Krida Bina Obat.
6. Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

5. Saka Kencana (Keluarga Berencana)

http://4.bp.blogspot.com/_gLO19-u-4G4/SpFzYv2eYAI/AAAAAAAAAzE/wzhvum7onMk/s320/Saka+Kencana+Origin.jpg
Satuan Karya Pramuka Kencana adalah wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang Keluarga Berencana, Keluarga Sejahtera dan Pengembangan Kependudukan.
Pembinaan Saka Kencana berada di bawah Gerakan Pramuka yang bekerjasama dengan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Saka Kencana meliputi 4 krida, yaitu :
  1. Krida Bina Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB dan KR)
  2. Krida Bina Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS dan PK)
  3. Krida Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (Advokasi dan KIE)
  4. Krida Bina Peran Serta Masyarakat (PSM).

6. Saka Wanabhakti

http://alamendah.files.wordpress.com/2009/10/lambang-saka-wana-bakti1.jpg?w=151&h=141
Satuan Karya Pramuka Wanabakti adalah wadah bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk melaksanakan kegiatan nyata, produktif dan bermanfaat dalam rangka menanamkan rasa tanggungjawab terhadap pelestarian sumberdaya alam dan lingkungan hidup.
Pembinaan Saka Wanabhakti bekerjasama dengan Departemen Kehutanan, Perhutani dan LSM Lingkungan Hidup/Lembaga Profesional terkait.
Saka Wanabakti meliputi 4 (empat) krida, yaitu :
  1. Krida Tata Wana
  2. Krida Reksa Wana
  3. Krida Bina Wana
  4. Krida Guna Wana.

7. Saka Wira Kartika

http://vachmee.files.wordpress.com/2009/03/wira-kartika.jpg?w=135&h=139
Satuan Karya Pramuka Wira Kartika baru berupa Satuan Karya Rintisan yang mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2007. Pembentukannya berdasarkan Peraturan bersama Kepala Staf Angkatan Darat dengan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka nomor 182/X/2007 dan 199 tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan.
Pengoraganisasian Saka binaan TNI AD ini, tidaklah jauh berbeda dengan Satuan Karya pada umumnya. Namun Demikian Saka Wira Kartika ini memiliki Program Pendidikan yang dibentuk dalam Satuan Krida antara Lain :
  1. Krida Survival
  2. Krida Pioner
  3. Krida Mountainering
  4. Krida Navigasi Darat
  5. Krida Bintal Juang
Nah, anda mau pilih yang mana? silahkan pilih sesuai keinginan dan bakat masing-masing.  Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Pramuka adalah pendidik dan pengembang bakat siswa diluar jam sekolah, mendidik siswa menjadi lebih disiplin dan memiliki kecakapan…

Selasa, 15 Februari 2011

FINAL -S vs. –ES

SPELLING: FINAL -S vs. –ES
(a) visit visits
answer answers
speak speaks
happen happens
(b) hope hopes
write writes
Final -s, not -es, is added to most verbs. (INCORRECT: visites, speakes, answeres, happenes) Many verbs end in -e. Final -s is simply added.
(c) catch catches
fix fixes
wash washes
buzz buzzes
pass passes
Final -es is added if the verb ends in -ch, -sh, -s, -x, or -z.
(d) do -+ does
go -+ goes
Final -es is added to do and go.
(e) study studies
try tries
(f) pay pays
buy buys
If a verb ends in a consonant + -y, change the -y to and add -es. (INCORRECT. Studys) If a verb ends in a vowel + -y, simply add -s (INCORRECT: Paies or Payes)

LATIHAN 7: Garisbawahi VERBA di dalam tiap kalimat. Tambahkan akhiran s/-es pada verba tersebut jika perlu. Jangan mengubah kata lain mana pun.
1. A bird (sing). A bird sings.
2. Birds (sing). (no change)
3. Wood (flow) on water.
4. Rivers (flow) toward the sea.
5. My mother (worry) about me.
6. A student buy a lot of (books) at the beginning of each term.
7. (Airplanes) fly all around the world.
8. Mr. Wong (teach) Chinese at the university.
9. The teacher ask us a lot of (questions) in class every day.
10. Mr. Smith (watch) game shows on TV every evening.
11. Music consist of pleasant (sounds).
12. Pesticides destroy (insects).
13. Dust (travel) through the air.
14. The front page of a newspaper (contain) the most important news of the day.
15. Water (freeze) at 32°F (0°C) and boil at 212°F (100°C).
16. Ms. Taylor never (cross) the street in the middle of a block. She always (walk) to the corner and (use) the pedestrian walkway.
17. Many parts of the world enjoy four seasons: spring, summer, autumn, and winter. Each season last three months and bring (changes) in the weather.